Telitilah Sebelum Berinvestasi
14th Nov 2006, 04:43 GMT
Kasus Penipuan - 14/11/2006 08:20 Telitilah Sebelum Berinvestasi Analis ekonomi PT Danareksa Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran investasi dengan keuntungan tinggi. Salah satunya dengan memperhatikan risiko investasi. Liputan6.com, Jakarta: Analis ekonomi PT Danareksa Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat agar tidak tergiur janji keuntungan besar yang ditawarkan oleh perusahaan investasi. "Investasi yang menawarkan return berpuluh-puluh kali lebih tinggi dari deposito dan dijamin, itu harus dihindari," jelas Purbaya di Jakarta, Senin (13/11). Untuk itu, Purbaya menyarankan kepada investor dalam negeri untuk lebih waspada. Sejumlah hal harus diperhatikan sebelum berinvestasi antara lain, pertama hindari iming-iming keuntungan yang besar. Kedua, harus mengetahui dalam instrumen apa dana yang akan diinvestasikan. Dengan begitu bisa diukur keuntungan yang ditawarkan masih dalam batas wajar atau tidak. Ketiga, legalitas hukum, baik instrumen investasi maupun perusahaan investasinya. Dan terakhir, para investor wajib memperhitungkan risiko investasi yang dapat timbul di kemudian hari. Salah satu kasus penipuan serta penggelapan uang nasabah yang baru-baru ini terjadi dilakukan PT Inter Banking Bisnis Terencana (Ibist). Modusnya, masyarakat dijanjikan akan mendapat royalti sebesar empat persen per bulan atau sekitar 48 persen setahun dari dana yang diinvestasikan. Tapi nyatanya, saat jatuh tempo dana tersebut tidak dapat dicairkan [baca: Ratusan Warga Bandung Tertipu Perusahaan Ilegal] .(BOG/Aryo Adi Prabowo dan Akhe Mona)
Telitilah Sebelum Berinvestasi related news:
- Bungkam Roddick, Roger Federer ke Semifinal — Liputan6 : RSS2 Feed
- Valentino Rossi Mengikuti Reli Selandia Baru — Liputan6 : RSS2 Feed
- Gus Dur Dianugerahi Pejuang HAM — Liputan6 : RSS2 Feed
Latest news from Liputan6 : RSS2 Feed:
- Kalla: Persoalan UKP3R akan Dijelaskan di Rapimnas
- Keamanan Istana Bogor Diperketat
- Warga Bekasi Berburu Udang Mabuk
- Seorang Timer Dikeroyok Puluhan Sopir
- Keluarga Korban Semanggi Menuntut Penjelasan
- Presiden PKS Dilaporkan ke Polisi
- Kalla: Golkar Tetap Kritis Proporsional
- Achmad Ali Kembali Menolak Diperiksa Kejati Sulsel
- Kodam Diponegoro Mempertimbangkan Sanksi Terhadap Dadik
- Puluhan Rumah Hancur Diterjang Puting Beliung